07.12.08
Mari Memancing
Memancing merupakan salah satu aktivitas yang mudah dilakukan. Dengan bersenjatakan sebatang kail (+ umpan) ditambah dengan sedikit kesabaran, maka dengan mudah ikan pun akan dengan mudah didapatkan.
Benarkah?
Kalau sekedar melihat orang mancing sih memang gampang. Nah, kebetulan seorang rekan mengajak saya memancing di suatu daerah yang jauh dari hiruk pikuk kesibukan kota. Untuk membuktikan bahwa memancing itu mudah, maka ajakan tersebut langsung diterima tanpa basa-basi. Dengan bermodalkan kail yang sudah 10 tahun lebih tidak digunakan, acara memancing pun dimulai.
Kisah berikutnya tentu sudah bisa ditebak. Tunggu punya tunggu, rumus “kail + umpan + sabar = ikan” ternyata tidak berlaku. Setelah berkali-kali melemparkan umpan ke dalam kolam, yang ada hanya umpan yang habis tanpa ada ikan yang tertangkap. Lama-lama kesabaran pun mulai habis, seiring dengan persediaan umpan yang menipis.
Merasa kasihan (atau mungkin bosan) melihat saya yang tidak dapat ikan, seorang pemancing pro mendekati saya dan memberikan petuah-petuah. Ternyata banyak sekali ‘rahasia’ memancing yang tidak saya ketahui sebagai orang awam. Mulai dari menentukan jenis ikan yang ingin ditangkap, kebiasaan atau pola hidup ikan tersebut, cara melemparkan kail, cara memasang umpan, jumlah mata kail yang digunakan, dsb…dsb… semuanya musti diperhatikan. Kurang lebih mirip dengan ilmu marketingnya anak sekolahan
.
Nah, ilmu baru tentu lebih kumplit kalau langsung dipraktekkan, dan hasilnya lumayan… not bad for beginner..
Seperti kata pepatah negeri para kaisar Ming,
“perjalanan seribu langkah dimulai dari satu langkah pertama”
demikian pula dalam hal memancing, “satu ton ikan dimulai dari gram pertama”.
tapi kalau ikannya kaya begini, musti nangkep brapa ya biar bisa bikin pesta barbeque :p …

Marl***o Lights atau Fish Lights?
07.11.08
Selamat Jalan Pak Said
Bagi saya, Profesor Said D. Jenie, yang kami kenal dengan Pak Said adalah salah seorang yang memiliki semangat dan dedikasi yang tinggi dalam bidang ilmu pengetahuan. Meskipun hanya mengenal dalam konteks hubungan dosen-mahasiswa, beliau telah memberikan inspirasi bagi kami, para mahasiswanya, untuk memajukan bangsa Indonesia dengan ilmu pengetahuan.
Memang berita ini sangat sulit untuk dipercaya, terutama karena Pak Said selalu menampilkan performa yang segar dan bersemangat setiap kali kami bertemu dengan beliau.
Selamat Jalan Pak Said.
Semangatmu akan selalu bersama kami.

(photo taken from: http://www.itb.ac.id/news/image/2149)